Jangan Marah

Slide1

Saya masih ingat seminar parenting bunda neno warisman dulu saat baru nikah, jika kita membentak/memarahi anak, itu ribuan sel neuronnya terputus, padahal stiap stiap kita menstimulasi anak itu sel sel neuronnya tersambung satu sama lain, dan kemudian blasss oleh bentakan/marah sesaat.

Tempohari saya menemani Bunda rere ke salah satu toko mainan di sebuah mall, cari kado buat rere yang udah lulus puasa ramadhan full. ada seorang ibu muda, tengah hamil, satu tangan menggendong anaknya berusia sekitar 2 tahun, dan dia juga menenteng anaknya satu lagi berusia sekitar 4 tahun.

si ibu muda, membelikan mainan utk kedua anaknya, nah cerita dramatis dimulai. Si ibu muda bilang ke anaknya yg besar : ayo bilang apa ke mama? terima kasih..

si anaknya diam, saya nggak tau kenapa dia tidak mau mengulangi perkataan mamanya tadi. entah dia ngantuk, capek atau apa, dia diam. Si mamanya mengulangi sambil menghadapkan wajah anaknya ke wajahnya sambil menatap tajam : ayo, bilang terima kasih sama mama.
si anak masih diam, sambil nunduk.

karena bunda rere lama milih mainan , sy memilih duduk dibangku diluar counter toko ada bangku panjang. saya duduk sendirian, dan ibu muda beserta dua anaknya tadi keluar dari toko lalu duduk didekaat saya. karna tidak ada orang lain, dan hampir sebelahan dgn saya, saya bisa mendengar dengaan jelas.

si mama mulai naik emosinya :
“kenapa siy nggak mau bilang terima kasih ke mama? sudah mama belikan mainan, adik saja pinter blg trima kasih. ayo bilang terima kasih”

si anak yg besar tetap diam seribu bahasa, suara mamanya smakin tinggi : mama kan sudah ajarin, bilang terima kasih bla bla bla..

mata saya melirik ke arah beliau, ada rasa kasian ke anak itu, tp sy kan bukan siapa siapanya. si anak yg di omelin mamanya tadi mulai menangis, rasanya sy mau bisikan ke anak itu : naakkk ayo blg terima kasih biar mamamu senang, biar kamu nggak dimarahin ditengah mall ini hiks…apa daya saya hanya bisa mendengarkan suara tinggi mamanya yg menuntut anaknya bilang terima kasih.

nampaknya si mama keukeuh gak akan beranjak dr duduknya hingga si anak menuruti perintahnya bilang terima kasih. saat si mama itu ngancem : mama tinggalin kamu disini kalo masih nggak mau bilang terima kasih.
si anak smakin menangis, dannnn entah kenapa si anak itu masih mengunci mulutnya .

Bunda rere datang, saya pun meninggalkan mama dan kedua anak balitanya itu, sy langsung cerita ke dian, dian pun cerita mulai di dalem toko si mama itu membentak bentak anaknya suruh berterima kasih. Entah bagaimana anak itu setelah saya pergi, wallahu alam, smoga dia baik baik saja. saya tau niat si mama itu baik mengajarkan anaknya terima kasih, tapi apakah dengan marah/membentak si anak hingga si anak ketakutan, apakah tidak bisa kita peluk si anak lalu tanya kenapa sayang dari tadi diam? marah? capek? ya mungkin ada pertimbangan mama itu yg saya tidak ketahui.

Wahai orang tua, anak adalah TITIPAN/AMANAH Allah, kelak Allah akan meminta pertanggung jawaban, apakah kita jaga baik baik amanahnya ataukah sebaliknya. Potret perilaku menyimpang anak anak skrg itu tak lepas dari hilangnya peran orang tua, mereka kehilangan sosok ayah dan ibu, sehingga tiada panutan yg mereka jadikan role model dan sumber kasih sayang dikeluarga.

Mungkin kita tidak menyadari betapa hebat efek jika sering memarahi/membentak anak, berikut saya copast kisah seseorang yang tidak mau disebutkan sumbernya dari grup sebelah :

Ini tentang fakta membentak anak, saya selalu menangis kalau ingat ingat masa lalu saya. saya dibesarkan di keluarga yg bisa di bilang kasar dalam perkataan, sewaktu kecil jika saya salah bukan arahan yang saya dapat, tapi kata kata ‘Goblok’ dan kata kata bentakan sebangsa nya yang saya dapat, hingga terekam dalam otak saya. jika saya bertindak saya harus selalu benar, karna saya tidak mau dikatakan seperti itu. Juga dalam hal akademis (sekolah) saya tidak mau terlihat bodoh, jadi lah di sekolah saya jadi anak pintar, bisa di bilang saat kecil saya jadi kebanggan orang tua. Saya selalu mendapat pujian sebagai anak pintar, bintang kelas dll karena prestasi saya.

tapi tahu kah bunda, hati saya sebenarnya kosong, saat sendirian saya selalu menangis. Saya tidak berani curhat ke orang tua tentang lemahnya saya, saat itu saya takut dibentak . Hingga saya memutuskan untuk kerja di luar kota, sedikit demi sedikit saya lupakan trauma saya, sebenarnya bukan melupakan tapi lebih ke ‘melarikan diri’.

Satu yang sy syukuri , Allah masih melindungi saya dengan tidak membiarkan saya terjun bebas ke pergaulan. skarang umur saya 29 thn , sudah berkeluarga dan alhamdulillah sudah dikarunia anak, tapi di usia saya sekarang ini saya masih bermimpi tentang bentakan bentakan itu. Seolah olah nyata, dalam mimpi itu saya merasa ketakutan, melebihi ketakutan saya saat saya dimarahi bos jika saya melakukan kesalahan, melebihi ketakutan saya saat saya salah transfer ke orang dengan nominal puluhan juta, melebihi ketakutan saya saat saya kecelakaan di jalan, melebihi ketakutan ketakutan saya yang lain. Begitu hebatnya bunda efek tersebut. Sampai bisa membuat saya mengigau, sampai membuat saya menangis saat mengingatnya. Saat ini saya selalu marah jika anak saya dibentak, walau itu suami yang melakukan. Saya tidak mau anak saya seperti saya, kelihatan normal di luar tapi hati masih ada luka akibat salah didik.

wallahu alam bish showab, smoga kita semua bisa meengambil hikmah dari kisah ini. terutama untuk mengingatkan saya pribadi.

-Joglo, 26 Agustus 2014-

Jagalah Anak Anak kita

no free sex

Redaksi Siang Trans 7 hari ini membuat saya speechless hiks…

pertama,
seorang remaja putri masih SMP di purwakarta, didorong pacarnya seorang anak SMK dari atas jembatan. si remaja putri jatuh mengenai batu ke sungai, dalam kondisi hamil 4 bulan. si lelaki berniat membunuhnya karena tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan pacarnya. beruntung si remaja putri itu berhasil selamat meski kondisinya lemah.

kedua,
di Lombok, seorang lelaki pengangguran beserta pacarnya anak SMA ditangkap polisi karena membunuh bayi hasil hubungan gelap mereka. sang bayi malang, begitu lahir sang bayi mereka injak injak hingga kedua tangannya patah wajahnya berdarah darah hingga meninggal, lalu mereka buang ke sungai… (ya Allah tidak kuat saya mendengarnya).

buat adik adik remaja yang masih single, cari kegiatan yang positif, cari teman yang baik, hindari berduaan dengan pacar atau lawan jenis, jangan tergoda bujuk rayu lelaki karna yg akan menanggung ruginya nanti si perempuan, masa depan masih panjang, jangan dihancurkan dengan pergaulan bebas yang akan merugikan.

32% remaja berusia 13-14 tahun di jakarta, bandung, surabaya pernah melakukan hubungan seks,

dan 21.2% remaja putri di Indonesia pernah melakukan aborsi,

Naudzubillah min zalik, smoga kita smua para orang tua diberikan kekuatan untuk membesarkan anak anak kita dengan dasar agama yang kuat, jadi walaupun kelak ia bergaul ia memiliki imunitas iman yang kuat mana hal yang baik mana yg harus dijauhi..aamiin

kata bu Elly Risman :
“..tolong jaga anak anak kita.. Mereka anak kita, tapi bukan milik kita. Suatu hari hrs kita pertanggungjawabkan padaNya..”

“Pesan dari Bunda Elly Risman untuk para ayah ibu yg dirahmati Allah.

Actually we can’t do much work, but keep going…

Ayah katakan pada anak perempuanmu: “Engkau kebanggaan ayah, buah hati ayah, jaga diri dan tubuhmu baik-baik ya nak. Tidak ada yang boleh menyentuhmu seujung rambutpun… Jika ada yang sampai menyentuhmu, Ayah akan kejar dia sampai ke ujung dunia manapun! Tolong ingat pesan Ayah ya nak…“

Ibu sampaikan pada anak laki-lakimu: “Nak, jaga tanganmu dari menyentuh siapapun… Ibumu ini perempuan nak, apakah engkau rela jika ada orang yang sembarangan menyentuhnya? Ibu tidak bisa selalu melihatmu, tapi ingat bahwa Allah selalu melihatmu…“

wallahu alam bish showab,
Joglo, 21 Agustus 2014

Dari Hater menjadi Downline ;)

Menemukan tulisan tahun 2011 dari salah seorang Leader dijaringan bisnis saya yg awalnyaa dia adalah hater saya..

eka satriana oriflame

******

Eka Satriana..gak tau kenapa malem ini pengen banget nulis tentang dia..
Teh Eka, panggilanku untuk Eka Satriana, kukenal lewat facebook.. Entah kapan pastinya.. Yang aku ingat dia pernah beberapa kali nulis status tentang PUR*IT (itu lho yang iklannya Indi Barends sm Farhan) yang laris manis.. Pedagang ternyata.. Hehe..

Pernah kami terlibat di komen komen status fb nya, berbicara masalah reality show (duh apa ya judulnya, lupa!!) dengan tema free sex di kalangan remaja.. Kami berdebat tentang apakah full time mom lebih bisa mendidik anak daripada working mom.. Teh Eka full time mom vs aku working mom.. Itu adalah kontak pertama kami.. (inget ga ya, teh??)

Kontak kedua kami juga lagi-lagi melalui arguing alis berdebat.. Ya tetep lewat status dan komen di fb.. Kali itu berdebat tentang menjadi pebisnis atau pegawai.. Eka Satriana pebisnis versus aku pegawai.. :)

Setelah kedua kontak yang kurang menyenangkan itu, blesss!!! aku memilih untuk tidak berkomen di status statusnya.. walaupun setiap kali buka fb, adaaaaa ajaaa nama Eka Satriana dengan status statusnya.. Dalam hati, rajin amat ni orang bikin status.. Hehe..

Tapi yaaa walaupun jarang komen, status teh Eka selalu menarik perhatianku.. Beberapa aku setuju, beberapa tidak.. Beberapa lainnya bikin iri.. Hohoho..

Sampai akhirnya teh Eka dalam statusnya menuliskan sebuah nama d’BCN.. Walah boro2 paham deh apa itu.. alhasil cuma jadi angin lalu.. Baca kemudian lupa.. Tapi yang bikin menarik dan enggak bisa bikin lupa adalah semangat full time mom ini.. Inspiring banget!!! Gimana dia, walaupun sarjana, memilih menjadi ibu rumah tangga tapi tetap bisa memiliki penghasilan.. Yang pada kenyataannya melebihi penghasilanku sebagai pegawai.. :(

Pengen sih tanya ini, tanya itu ke teh Eka.. Tapi gengsi lah.. Kan udah dua kali duel.. Hehe.. Sampai akhirnya cari tau sendiri soal d’BCN.. Beberapa kali buka web nya, ngliatin, baca, isi form, cancel.. Hihi..

Rasanya ga puas kalo ga tanya langsung ke teh Eka..
Begitu nemu dia online di fb, dengan meruntuhkan semua gengsiku, kusamperin.. Tanya soal d’BCN.. Tapi jawabannya cuma secuil.. Singkat dan ga jelas.. Iiih sombong banget sih ni orang.. Sebeeelllll…

Tapiiii..emang bener kata pepatah (entah pepatah yang mana ya..), jangan terlalu membenci seseorang.. Semakin benci maka semakin ingin tahu tentang dia.. That was what happenned to me!!!

Sekarang di sinilah aku bersama teh Eka Satriana menjalani bisnis d dbc network.. Walaupun perkenalan kami tidak begitu baik, tapi pada akhirnya kami bisa lebih saling mengenal lewat bisnis ini.. Lewat training training online yang selalu kunanti.. Lewat kesuksesan dan kata-katanya yang selalu menjadi inspirasi dan motivasi bagiku dan juga teman2 lain di jaringannya.. Eka Satriana bukan hanya director kami, tapi dia juga seorang teman, sahabat, kakak..

Big thanks buat langkah awal di bisnis ini, teh.. Yakin masih banyak yang akan kulalui di depan.. Masih banyak mimpi juga yang ingin kuraih dan kuyakin akan terwujud lewat d’BCN dengan bimbingan teteh.. Maaf kalo masih sering jetlag alias ga mudeng.. Hehe..

Formula Sukses

1798677_10203273010654063_1092553571_n

Merekrut dan membina itu adalah denyutnya bisnis jaringan,

Jika kita sbagai seorang leader tidak bergerak alias diam alias tidak mau merekrut lagi dan tidak mau membina jaringan lagi, artinya berhenti berdenyut artinya tidak ada lagi ‘kehidupan’… artinya ? hanya menunggu waktu saja jaringan kita runtuh…

Jangan antipati mendengar kata merekrut, merekrut dibisnis kita adalah kita menawarkan peluang bisnis, menunjukkan suatu jalan menjemput rejeki pada orang lain..bukan memaksa..

seperti seorang pemilik toko online, ketika dia membuka peluang untuk keagenan atau resellernya, maka sebenarnya dia lagi merekrut, ya merekrut calon calon seller lain yang mau menjadi partner bisnisnya untuk menjemput rejeki bersama. Jika reseller yg ‘direkrut’ tidak mau berusaha apa apa tapi mau minta komisi dari pemilik toko online, saya yakin pemilik toko online tidak mau memberikan komisi. iya nggak?

jadi sama dibisnis jaringan juga, kalau kita tidak berusaha apa apa tapi mengharapkan penghasilan jutaan/bulan, itu namanya ngelindur hehehe.

Bisnis jaringan adalah bisnis people, melibatkan banyak orang, mengharuskan kita berinteraksi membangun komunikasi yg bagus dalam tim maupun interpersonal. Mind set yang harus kita miliki adalah downline adalah AMANAH. artinya kita membantu downline untuk sukses/maju maka in syaa Allah kitapun akan sukses. Caranya ya membekali mereka dengan ilmu sejak awal mereka join. Berupa Training terpadu sehingga mereka paham dan mengerti bagaimanaa memulai bisnis ini.

Selanjutnya adalah identifikasi calon leader. Motif orang join bermacam macam, ada yang hanya ingin membeli produknya saja, ada yang maunya berjualan saja, ada yang memang niat berbisnis seperti kita. Nah, karena kita tidak bisa bekerja sendirian, maka kita butuh orang orang yang tadi, yang punya impian/niat jelas ingin mandiri finansial melalui Oriflame. Mereka mereka inilah yang akan menjadi calon calon leader dijaringan kita, sehingga tongkat estafet duplikasi terus berjalan, dan jaringan kita bertumbuh.

jadi temen temen, tidak ada rahasia, formula suksesnya dari dulu sampe skarang masih sama :
Recruiting-Activating-Training-Developing Leader.
(dan ini saya lakukan via Facebook)

resepnya : ulangi terus sampe jadi SM, jadi Diamond, sampe President Director hehehe..

pengen join bisnis saya ? silakan KLIK

Salam Sukses Mulia,
Eka Satriana
Executive Director

Seputar Visa

Tak pernah terbayangkan oleh saya, kalau bisnis rumahan saya ini bisa membawa saya yang notabene ibu rumah tangga dasteran bisa jalan jalan ke luar negeri G.R.A.T.I.S.

and for the very first time (halah), saya akhirnya memiliki pasport. Bayangkan, saya baru memiliki pasport pertama kali seumur hidup di usia 32 tahun, karena Oriflame mengundang saya ke luar negri. Tak tanggung tanggung, negara pertama yang akan saya kunjungi adalah kampung halamannya Oriflame yaitu negara Swedia dibenua eropa. (agustus 2012)

Ahhh rasanya terbayar semua ke-iri-an, ke-mupeng-an saya slama ini lihat orang orang keluar negeri.

Setelah urusan membuat pasport selesai, untuk ke mengunjungi Swedia, tentu kita harus memiliki Visa. Namanya visa schengen (untuk eropa). Boleh dibilang mengurus visa schengen ini cukup ribet hehehe. Keribetan dimulai sejak mengisi formulirnya yang terdiri dari beberapa lembar. Formulir yang sudah di isi beserta pasport asli kami serahkan ke pihak oriflame yang akan membantu mengurus visa kami . (enak kan smua di urusin sama Oriflame lho).

Hingga saat dimana kami mendapat e mail untuk datang intervied ke Kedutaan Swedia di Gedung Menara Rajawali mega kuningan jakarta. Karena peserta gold conference ada ratusan orang, maka jadwal (tanggal) interview pun sudah diatur oleh mb Irma, selaku staf Oriflame bagian general affair (kalo tidak salah yah).

Sesuai jadwal, saya, suami, dan 2 orang adik saya, tiba di Menara Rajawali Kuningan. Dilantai dasar kami melapor dahulu ke penjaga keamanan (satpam) dengan mengisi buku tamu, kami menunggu duduk sebelum disuruh ke lantai atas.

Sebelum masuk lift, tentu diperiksa ketat oleh penjaga keamanan, metal detector segala, ya sesuai prosedur keamanan mereka.Tiba di Lantai 9 kedutaaan swedia, waah homy bangeeet. Ada ruang tunggu mungil, dimana kami antri sebelum dipanggil ke meja interview diruang sebelahnya.

Jadi untuk membuat visa schengen ini harus difoto langsung disana. Sekaligus pihak kedutaaan melakukan cek dokumen dokumen persyaratan visa. Karena saya mengajak suami sebagai pendamping, maka suami harus menyerahkan surat keterangan dari kantornya bahwa memang dia karyawan dikantornya, dalam bahasa inggris.

Proses foto dan interviewnya cukup sebentar, setelah itu ya tinggal menyiapkan koper, karena visa dan pasport beserta tiket pesawat akan dibagikan di airport sebelum keberangkatan nantinya. Semuanya diurus oleh Oriflame. Sebenarnya visa schengen ini memungkinkan kita bepergian ke beberapa negara eropa yaitu Visa Schengen berlaku di negara-negara sebagai berikut: Belgia, Denmark, Jerman, Finlandia, Perancis, Yunani, Italia, Luxemburg, Austria, Portugal, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Islandia, Malta, Estonia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Slovenia, Slowakia, Ceko, Swiss, Liechtenstein. Beginilah penampakannya yg ditempel dihalaman pasport kita :

scheingen

*Visa INDIA*

Empat bulan dari Swedia, kami sudah dihubungi lagi oleh pihak oriflame untuk pengurusan Visa India. Ini adalah diamond conference pertama saya dibulan Januari 2013.

Nah, kalo visa india ini relatif lebih mudah, kami dikasih link website kedutaan India untuk men-download formulir visanya.Panduan pengisian pun dikasih contoh oleh bu Julia Fateeva (sales director oriflame indonesia), seperti : keperluan di india apa, alamat tinggal selama di India, dll.

Setelah semua selesai di isi, disaved dalam format pdf dan email ke pihak oriflame. Kami juga print, lalu tempel pas photo, diserahkan ke oriflame untuk pengurusan secara kolektif. Tidak perlu interview atau datang ke kedutaan India. Asli gitu doang. Dokumen plus tiket pesawat Pulang pergi kita semua akan dibagikan pas hari keberangkatan ke India di bandara . Cobaaaa enak bener kan dilayani oriflame…Tinggal nyiapin bawa uang buat oleh oleh hehehe.

india

*Visa RUSSIA*

Rusia, seperti mimpi kalau saya akan menginjakkan kaki ke negara diujung eropa ini. Moskow, kota ini memang sudah saya dengar waktu saya SD gak salah, dari lagunya wind of change nya Scorpion..
I follow the moskow, down to Gorky Park…hehehe..

bermula dari bulan maret, tengah malam saya terkaget kaget membaca email bu Julia Fateeva yang menanyakan apakah saya dan Dian (adikku) bersedia ke Rusia dibulan juni. Tanpa pikir panjang , saya meng-iyakan.(Ngapain saya kesana, nanti saya ceritakan di notes lainnya yah).

Pertengahan bulan Mei, saya mendapat email untuk mengisi formulir dari hotel Radisson slavyskaya moskow. Dimana nanti pihak hotel akan mengirimkan voucher hotel untuk pengajuan visa rusia di jakarta. kalau ada invitation letter dari sana, katanya akan lebih mudah proses pembuatan visa rusia. Meskipun ternyata kami di moskow ternyata menginap di Hotel Courtyard Marriot.

Setelah itu beres, 20 mei kami menerima email lagi dari sekretaris pak Amir Mortazavi, mengenai persyaratan dokumen untuk pembuatan visa rusia.

yaitu :
Pasport Asli
Pas foto berwarna dengan latar belakang putih ukuran 3×4 dan 4×6 masing masing 2 lembar
Form aplikasi visa (hanya 1 halaman saja) untuk diprint, diisi dan ditanda tangani.

Nah, persyaratan tadi kami serahkan ke pihak Oriflame, karena mereka yang akan mengurus ke kedutaan Rusia nya.

Alhamdulillah, tidak sampe seminggu , kami dihubungi via e mail kalau Visa nya sudah selesai, dan tinggal kami ambil ke kantor pusat oriflame. hari rabu tanggal 5 Juni 2013 saya , adik Dian Endryana dan ditemani BU Julia fateeva meninggalkan tanah air menuju negara beruang merah MOSKOW dan kembali ke jakarta tanggal 10 Juni. Beginilah visa Russia dengan huruf cyrilic nya ;)

rusia

*Visa AFRIKA SELATAN*

Saya lupa tempohari gimana ya saat urus visa afsel ini, kalo nggak salah tidak perlu ke kedutaan, lagi lagi smua sudah di urus oriflame juga..Yang membedakan adalah kami harus menyiapkan buku kuning alias bukti sudah disuntik yellow fever, mengingat afrika adalah negara endemik penyakit penyakit berbahaya.

afrika

Nah skarang saya lagi persiapan dokumen untuk visa schengen lagi karna in syaa Allah bulan September ini mau ke 3 negara eropa…

Jadiiiiii, kalau punya impian keliling dunia gratisan, gak pake ribet tinggal siapin koper dan passport, join oriflame aja yuk , hehehe…

tinggal klik SINI

salam sukses mulia,