Pilih Lambat atau Cepat??

Dear leaders,

Adakah yang mempunyai motto : biar lambat asal selamat ??

Terus terang, menurut saya hati hati dengan motto ini dalam berbisnis. Mengapa? karena jika kita punya motto seperti ini, secara tidak sadar akan mempengaruhi pikiran kita. Pikiran kita akan selalu mencari pembenaran jika kita malas, jika kita santai, jika kita stuck, hati kecil kita mengatakan : nggak papa gak secepat mereka, yang penting terus berjalan.

Padahal, banyak sekali ya contoh fatal karena lambat. Terlambat ke bandara , kita bisa tertinggal pesawat dan artinya tiket yang sudah dibayar melayang. hasilnya : rugi baik secara materi maupun waktu.

Saya baca bukunya pak Zaenuddin HM, riset ilmiah yang dilakukan sebuah lembaga kesehatan di Paris Prancis baru baru ini menyebutkan bahwa orang yang berjalan lambat tidak hanya lama sampai ke tempat tujuan tetapi juga rawan meninggal akibat serangan jantung !

Hasil riset itu membuktikan bahwa orang orang lanjut usia yang berjalan lambat mungkin meninggal karena penyakit jantung tiga kali lebih besar jika dibandingkan dengan mereka yang berjalan cepat. (cateeeet). Riset ini dilakukan terhadap 3200 pria dan wanita berusia 65-85 tahun.

Para peneliti itu mendapati bahwa 1/3 partisipan yang berjalan paling lambat memiliki resiko kematian 44% lebih tinggi jika dibandingkan dengan 2/3 partisipan yang berjalan lebih cepat.

snail
(sumber foto : www.naturescontrol.com)

Menarik sekali ya hasil riset barusan, saya coba menghubungkan dengan bisnis jaringan kita. Kalau saya 2 tahun lalu saat join, saya sudah meniatkan bahwa saya ingin mendapatkan penghasilan uang SECEPATNYA. ya saya BU alias Butuh Uang.

Saya amati juga downline downline saya. Mereka yang bergerak cepat memang pada akhirnya mereka duluan sampai di tangga level Oriflame. Mereka ‘memaksakan’ diri untuk bergerak cepat, disaat yang lain masih malu merekrut, si gerak cepat ini udah langsung eksis di sosial media FB , blackberry messenger dll. disaat yang lain sibuk mencari alasan starter kit belum sampe, dan setumpuk alasan lainnya, si gerak cepat ini sudah lulus WP1 bahkan lompat level dibulan pertama.

Gerak cepat artinya punya inisiatif.
Disaat upline kita punya banyak kesibukan, kita mandiri, kita belajar sendiri, banyak membaca. Tidak menunggu ‘pentungan’ upline baru bergerak. Tidak menunggu hadiah baru bergerak.

Gerak cepat artinya kreatif.
Otaknya selalu berpikir, kira kira apa yang musti saya lakukan untuk jaringan saya supaya bisa mencapai target/goal bersama. Kira kira metode apa yang tepat untuk jaringan saya. Selalu berani mencoba, jika ternyata kurang efektif ya diubah lagi.

Mengapa ada bergerak begitu cepat sementara ada yang lambat?

menurut saya banyak faktor, antara lain :

1. NIAT atau MOTIVASI.
banyak yang terjun ke bisnis ini tidak punya niat/motivasi yang jelas. Asal asalan, yaaa pengen mengisi waktu luang, yaaa pengen tau aja, yaaa nggak enak menolak ajakan teman. hati hati, yang punya niat begini, jangan menyesal kalau yang didapat ya sesuai niatnya.

Ada juga yang sudah punya motivasi, tapi belum greget, karena belum ada faktor EMOSI. Padahal anak, orang tua, keluarga itu adalah faktor terkuat kenapa kita terus jalani bisnis ini.

2. TIDAK KONSISTEN.
Melakukan hal hal yang sama secara berulang ulang, memang membosankan dan tidak menyenangkan bagi sebagian orang. Merekrut dan membina jaringan memang akan terasa berat, capek jika kita melihat itu sebagai tugas. Tetapiiii kalau kita men-set pikiran kita bahwa itu sudah menjadi bagian dari keseharian kita, dan kita enjoy, sama skali bukan pekerjaan berat.

saya sudah membuktikan, 2 tahun stiap hari saya lakukan itu, di awal memang keliatan berat untuk konsisten, tetapi lama kelamaan ya udah kayak makan aja setiap hari. hehehe…Jadi tidak memisahkan antara aktivitas bisnis dengan aktivitas keseharian, karena memang saya memilih online disosial media , jadi include dalam keseharian saya.

3. TIDAK PUNYA SISTEM.
hal ini terkait dengan kreatifitas tadi. Jika kita mengenali kondisi jaringan kita, maka kita akan tau apa yang tepat diterapkan dijaringan kita. Trial and error tentu ada diawal kita mencoba suatu sistem. Tapi jika memang terbukti efektif, maka DUPLIKASI kan sistem tersebut ke seluruh jaringan. Pastikan proses penduplikasian berjalan dengan alur koordinasi yang top down juga sebaliknya.

4. TIDAK FOKUS.
diawal kita join, tentunya kita belum langsung memiliki penghasilan yang wah. Nah fase fase ini rentan sekali tergoda. Tergoda dengan bisnis lain, liat orang lain lagi booming bisnis A, mupeng. Liat MLM lain yang cepet dapet uangnya, diem diem join juga. Coba bayangkan, bagaimana kita bisa ngebut kalau kaki kita sebelah di motor A dan sebelah di motor B ? salah dikit kita jatuh tersungkur.

Lalu, apakah kita bisa secepat seperti yang lain?? jawabnya : BISA in syaa Allah.

Kata pak Jamess Gwee : “selama ada orang yang bisa mencapai prestasi itu, berarti MEMUNGKINKAN untuk kita mencapainya”.

Nah, kalau upline kita bisa jadi diamond 1 atau 2 tahun, kita pun BISA, asaaaalll..ya tadi bergerak cepat !! tentunya gerak cepat disini adalah kecepatan yang terukur dan terkendali ya, yang benar sesuai aturan.

Tapi mb, saya itu…bla bla….

eittsss, stop cari alasan! sebenarnya anda itu bukan tidak bisa, tapi tidak mau lebih keras berusaha. (camkan yah!)

Jadi, sekarang motto kita adalah HARUS CEPAT dan SELAMAT ! :)

Happy Tupo Februari :)

salam sukses mulia,
EKa Satriana

15 comments

  1. Risa Putri says:

    Sangat inspiratif mbak. Memang benar kita ditentukan oleh pikiran kita sendiri. Pikiran kita sendiri juga yang bisa membuat semua menjadi mungkin.
    mudah-mudahan saya juga bisa melesat seperti mbak eka.
    salam kenal ya mbak dari saya, downline mbak widya puteri.

    • ekasatriana says:

      tq utk komennya…sy pribadi pelaku bisnis konvensional awalnya, dagang baju anak import branded, kenapa sy banting setir ke bisnis networking karna disini saya tidak membutuhkan modal besar seperti ketika sy berdagang dahulu…uang pendaftaran yg nggak nyampe 50 ribu, juga modal yg dikeluarkan relatif kecil. yaitu sy beli katalog utk sy sebar utk memenuhi poin pribadi 75 poin saat itu sekitar 500 ribu dimana kita pun mendpt keuntungan langsung dari situ, pulsa internet utk online di rumah, karna memang sy menjalani secara online, beli domain 105 ribu/tahun…makanya saya fokus ke bisnis ini akhirnya, dan meninggalkan bisnis lama…:)

  2. nurul fitriyah says:

    utk tupo tiap bulannya gmn mbak.. misal kalo dgn sebar katalog blm bisa tupo.. berarti qt kan hrs investasi modal..
    Selain itu, cara ngitungnya BEP kita jika njalanin bisnis ini…?

  3. dini aprianti says:

    Teh eka ini salah satu motivator sy join d bisnis ini, muslimah yang itiqomah dan smart..inspiring woman..sharing nya sangat bermanfaat.

  4. tiwie batubara says:

    Salam kenal mbak eka,wah saya bener2 kagum sama mbak,,saya donlennya mbak tresna,leader yang jga saya banggakan.
    Oh ya mbak,bimbing saya donk mbak biar bsa seperti mbak,
    Bagaimana cara menyakinkan anggota kita bahwa oriflame itu akan menjanjikan kesuksesan,sedangkan kita aja msh berada di level bawah mbak.thanks ya mbak.

Leave a Reply